Comentários do leitor

Apa Itu Teknikal Saham

por Brigida Unwin (19-12-2018)


Sudah menjadi kabar lazim jikalau saham ialah salah satu alternatif investasi yang memberikan profit yang besar (high return). Keuntungannya diberi dalam wujud capital gain maupun dividen. Memang dari segi profit, saham merupakan investasi yang menggiurkan. Namun, di balik keuntungan tersebut tersimpan risiko capital loss.

Tentunya investasi saham benar-benar berbeda dengan instrumen investasi lainnya, seperti properti, tabungan berjangka, deposito, emas, obligasi, ataupun reksa dana. Tiap-tiap-tiap-tiap investasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tapi, di antara pelbagai instrumen investasi hal yang demikian, yang memberikan untung besar dalam waktu singkat yakni investasi saham.

Seandainya analisis fundamental cenderung lebih pada analisis unsur-elemen mendasar, analitik teknikal justru menekankan pada pengaplikasian data historis mengenai perubahan harga saham, volume perdagangan, dan indikator pasar lainnya. Sebetulnya, analisis teknikal awam diterapkan pada bursa saham, bursa komoditi, atau pasar lainnya yang diberi pengaruh permintaan dan penawaran.

Dengan memakai analisa teknikal, analis ataupun pemodal lebih memanfaatkan data-data pasar, seperti harga saham, pasokan, dan permintaan pada masa lalu serta volume perdagangan. Data volume perdagangan ini acap kali menjadi pertimbangan khusus dalam mencari ilustrasi biasa tentang situasi pasar untuk lebih gampang dalam memprediksi popularitas harga selanjutnya.

Volume perdagangan biasanya juga terkait dengan kenaikan ataupun penurunan harga saham. Istilah yang cukup dikenal adalah bearish, yaitu pola pasar dengan penurunan harga yang dicontoh oleh volume penjualan yang tinggi. Metode yang diaplikasikan dalam analisa teknikal bisa pelbagai-tipe. Namun, game android capsa susun pada umumnya, para analis memanfaatkan Cara Menang moving average (MA), double top/double down, head & shoulder, triangle, dan support level & resistance jenjang. Seluruh teknik tersebut nantinya dibutuhkan untuk mengambil keputusan yang wajib dijalankan ketika muncul kans untuk membeli atau memasarkan saham.

Diamati dari tingkat kekeliruan, analisis teknikal lebih riskan sebab memiliki peluang pembacaan yang keliru. Meski demikian, jikalau kita disiplin dalam menerapkan prinsip-prinsip yang sudah disebutkan di atas maka tingkat ketepatannya juga dapat tinggi. Hakekatnya, analisis teknikal tak cocok bagi orang yang berkeinginan berinvestasi dalam rentang waktu yang panjang. Sementara analisa fundamental benar-benar diperlukan untuk menggali isu seputar seluk-beluk perusahaan yang menerbitkan saham hal yang demikian. Gabungan dari kedua analisa di atas jikalau dipahami dan dilakukan dengan benar akan memberikan imbal balik investasi yang maksimal.